Review Axelo 125 Ala saya


Sabtu, 12 maret 2011 saya mlipir ke parkir barat stadion mandala krida Yogyakarta untuk menghadiri launching Suzuki Axelo 125. Seharusnya saya hari minggu ini datang bersama KOBOYS, tapi saya berhalangan hadir karena ada acara keluarga :D.

Meskipun launching Axelo secara nasional telah diperkenalkan  kurang lebih 2 bulan lalu, kehadirannya di kota gudeg ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Terbukti dengan banyaknya pengunjung yang datang untuk menyambangi booth booth yang disediakan seperti, Booth service + cuci gratis, sparepart, “showroom” mini motor-motor suzuki, dan tentunya kuliner. Selain itu disediakan pula panggung hiburan dengan bintang2 lokal dan interlokal terkenal (PWG, Sri Redjeki, dan Merapu), juga dimeriahkan dengan acara funrace seperti halnya pada saat launching suzuki skydrive beberapa tahun lalu 🙂

Suzuki Axelo 125 R (varian kopling, gantinya SP series kali ya 🙄 )

Berbeda dengan generasi sebelumnya yang laris dengan nama shogun, kini PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) menggunakan kata Axelo untuk produk terbarunya ini, dimana kata Axelo sendiri merupakan paduan 2 kata yang bermakna Akselerasi (Acceleration) dan Rendah konsumsi BBM (Low Fuel Consumtion).

Kalo boleh dibilang sih, Suzuki Axelo ini bukan hanya minor change seperti yang sering dilakukan untuk merefresh kembali produk yang dijual, It’s a brand new bike. Masih dengan mesin 125 cc 4 tak 2 katup, suzuki axelo kini makin sempurna dengan penggunaan klep baru (in:  24mm ex: 26mm) yang diklaim mampu meningkatkan performa serta efisiensi bbm. Tersedia 3 varian suzuki Axelo yaitu Axelo, Axelo S, dan Axelo R. Perbedaan yang paling mendasar ialah pada penggunaan rem cakram belakang (varian S dan R), serta penggunaan kopling manual pada varian R.

  • Tenaga maks: 9,6 PS @ 8.000 rpm (Axelo  dan Axelo S), 10 PS @ 8.500 rpm (Axelo R)
  • Torsi maksi: 10 Nm @ 6.000 rpm (Axelo  dan Axelo S), 9,9 Nm @ 6.000 rpm (Axelo R)

Untuk desain sendiri totally new mulai dari tampang depan berair-scoop lebar, penggunaan aksen karbon di dek belakang yang sporty abis,  headlamp baru (klingon’s style? :mrgreen), desain silincer baru yang lebih sporty (malah jadi inget Shogun SP/Arashi :D), dan bagasi yang lebih luas dibanding generasi sebelumnya. Yang menarik ialah adanya fitur Automatic Headlight On, jadi jangan kaget kalau di panel stang kanan anda plong kosong ga ada saklar apapun :D, karena ketika mesin dihidupkan lampu depan dan belakang secara otomatis akan menyala.

Fitur fitur Axelo 🙄

Puas melihat lihat axelo secara detail di booth showroom, saya langsung menyambangi booth test drive. Di sini disediakan 2 Axelo berbeda peruntukan, yang satu untuk test drive biasa yang satunya sengaja disiapkan untuk funrace. Perbedaan antara versi funrace dengan standar ialah penggunaan ban FDR Sport XR Evo menggusur ban IRC dengan ukuran ban yang sama (Depan 70/90, Belakang 80/90) serta settingan klep dan kopling yang lebih rapat (IMHO :D). Sayangnya hanya disediakan Axelo standar aja bukan yang S maupun R. Padahal udah lama saya ga naik bebek 😦

Yang pertama saya coba adalah versi untuk test ride. Di sesi test ride ini disediakan jaket dan helm fullface untuk penunjang keselamatan. Meskipun kurang lengkap daripada sesi test drive New Jupiter Mx beberapa minggu lalu, namun dengan area uji yang disediakan saya maklumi deh (kayanya kebalik nih, harusnya acara yamaha kemaren area ujinya kaya gini, kaya sirkuit pasar senggol mini dengan safety gear super lengkap :mrgreen:).  Woke, pada saat masuk gigi satu dan gas dibetot perlahan, respon dari axelo sangat baik. Entahlah pada gigi satu saya bisa meraih kecepatan berapa, lha wong kabel spidometernya dicopot -_-. Gigi 2,3 dan 4 yang saya rasakan mirip dengan karisma X (dalam kondisi baru ya) yang masih saya miliki sampai saat ini, sangat mudah untuk meraih kecepatan 80km/jam. Pas dicoba belok belok tajam axelo ini cukup lincah dalam bermanuver, selain itu pas menghajar belokan U dengan rolling speed (mantengin gas) power yang dikeluarkan ga drop sehingga nyaman untuk mereng mereng sekalipun.

Nyobain yang buat test drive 😀

Nah pas nyoba yang buat funrace, bedanya lumayan. Galak euy tarikannya dibanding yang untuk sesi testdrive, belum lagi pas dibuat belok belok tajam dan cornering (mereng-mereng) jadi pede buat ngerebah. Mungkin gara2 ban kompon lunak yang digunakan kali ya.

Karena area test drive masih sepi pengunjung, alhasil saya mencoba kedua motor tersebut ga hanya 1 putaran tapi 6 putaran, because one is not enough for me xixixi :D. Overall, motor ini cocok banget buat jalanan di perkotaan dimana butuh kenyamanan dan  kelincahan. kalo boleh ngasih jempol, tak kasih jempol empat deh ( 2 tangan 2 kaki) buat axelo 🙂

Yang versi fun race mateb euy 😀

Dijual seharga 14.25 juta (Axelo), 15.2 juta (Axelo S) dan 15.475 juta(Axelo R), Rasa rasanya harga yang pantas lah untuk bersaing dengan kompetitor lain, dilihat dengan fitur yang diberikan. Oiya untuk Axelo sendiri tidak disediakan versi ruji/ jari-jari/ spoke wheel, jadi semua varian menggunakan velg racing/ Cast wheel berwarna hitam.  Sukses ya buat Axelo 🙂

PT Suzuki Indomobil Sales (SIS)

Iklan

Penulis: Aluvimoto.com

dream achiever, pure motorcyclist, banker, food lover, motovlogger @ youtube "aluvimotocom" promosi & kerjasama email ke aluvimotoblog@gmail.com

20 thoughts on “Review Axelo 125 Ala saya”

  1. Masih sreg model titan
    Meskipun sayap gak 3D

    Btw,buritan axelo mirip2 abs revo ya?
    Cm axelo lbh nungging

    Terus spertinya jog+body lebih panjang titan

    Lht gbr diatas, jog sperti buat single seater.
    Atau orangnya yg gemuk ya wkwkwk

    Suka

  2. kenapa ya suzuki ko kurang bagus dalam soal mendesain motor dari dulu sampai sekarang, gimana tuh desainernya ko mbleto semua,payah,

    Suka

    1. si Snake ini lebih suka dan mengutamakan motor yang doyan ke bengkel kaya Honda atau Yamaha… untuk urusan desain dua merek itu emang jago, tapi kalo urusan mesin durabilitasnya jauh lebih rendah dari pada Suzuki.

      Suka

  3. nggonku dari tahun 2001 smpe sekarang 2014 belum turun mesin, pdahal treknya naik gunung sejawa bali lombok. itupu berboncengan dengan tas gunung segede almari. sampe pernah nanjak di jalan makadam, krn sudut tanjakan terlalu tinggi ,beban di mtor terlalu berat, namun tenaga gede di gigi 1, hasilnya motor ampe jatuh malik ke belakang. belum lagi tmpt kerja ke rumah yg dijalani tiap 2 minggu sejauh 360 km (ngawi-batu-malang-lumajang)
    lihat pengalaman itu, rencana mo beli yg axelo R, jd nyari inpoh2 kehebatan mesin generasi anyar ini.
    makasih sharing ilmunya mbah..

    Suka

      1. saudara pernah punya, tp belum pernah nyoba, klo pengen sp 2nd, brarti dah tau kehebatan mesin itu mbah. disharing dunk, ato sp 2nd mo dijadikan percobaan proyek apa gt.. kasih inpoh nya.

        Suka

      2. kalo Shogun Sp awal tenaganya paling enteng bro diantara Seri shogun yg lain. dijamin naikan tenaganya cepet2

        cuma ya itu kelewat enteng, ditambah posisi stang yg tegak bakal kerasa kalo kondisi jalan berangin, dan rawat bodynya harus ati2. entah kalo seri FL atau Axelo. banyak yg bilang seri FL/Axelo stabil posisi stangnya juga gak tinggi2 amat macam shogun 125 yg awal. kalo diliat-liat motor suzuki zaman skrng bodynya awet2.

        beda dngan tahun 2005 kebawah. bodynya cepat retak.

        Disukai oleh 1 orang

Menurut anda?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s