Jugijagijugijagijug, Naik Argo Wilis enak juga ya :v


stasiun tugu aluvimoto
Jojaaaaa πŸ˜†

Ekonomi pernah, bisnis pernah, sekarang nyicipin kereta eksekutif (argo, alias ga ada gerbong bisnisnya :mrgreen: ). Sebagai orang yang jarang naik kereta (enakan naik bis πŸ˜† ) terlebih kereta eksekutif, boleh dong buat review. Kali ini saya menggunakan kereta argo wilis dari jogja tujuan bandung.

Pertama kali masuk stasiun, ga kaget juga karena hampir semua stasiun sekarang sistemnya mirip mirip di bandara. Pengantar dilarang masuk alias hanya penumpang saja yang boleh memasuki ruang tunggu penumpang :mrgreen: . Karena belinya via smartphone (menggunakan aplikasi PADITRAIN), sebelum masuk ruang tunggu, saya cetak sendiri tiket keretanya di mesin self-ticketing. Masukin kode pemesanannya, cetak deh. Mungkin kalau ada barcode readernya bakalan lebih enak lagi, sukur sukur ada opsi NFC readernya, tinggal tap and print :mrgreen:

self ticketing stasiun tugu kereta api luvimoto
mesin self ticketingnya πŸ™„

Saat mau masuk ruang tunggu, dicek deh tiket yang barusan dicetak dan identitas (KTP asli yak :mrgreen: ) oleh petugasnya. Ga berselang lama nunggunya (karena berangkat dari rumah mepet πŸ˜† ), dateng deh keretanya. Mbak mbak pramugari langsung keluar menyambut penumpangnya. Uhuy gini to rasanya jadi penumpang first class :mrgreen:

tiket kereta api argo wilis aluvimoto
Tiketnya, 240ribu aja. Setara nusantara signature class πŸ™„

Langsung menuju seat sesuai tiket, dan meletakkan tas punggung saya di bagasi atas penumpang. Duduk diatas captain seatnya jadi kepengen naik Nusantara Signature Class yang sampai detik ini belum pernah kesampaian T.T. Rasanya? Ya nyaman :mrgreen: . Kalo di bis mah ga perlu captain seat juga udah bisa reclining, lah kalo kereta hanya di kelas eksekutif aja yang bisa reclining. Di kelas bisnis? bangkunya mirip kelas ekonomi hanya saja lebih landai dan bisa dibalik arah bangkurnya πŸ™„

nomor seat kereta api argo wilis aluvimoto
seatnya 2-2, standar :mrgreen:
kereta api argo wilis aluvimoto
Pake captain seat πŸ™„

Pada gerbong yang saya naiki ada beberapa kaca yang pecah gara gara dilempar orang yang ga bertanggung jawab. Sayang sebetulnya, mengingat kereta pasundan yang saya naiki sebelumnya malah ga ada kaca yang pecah. Ini seperti gerbong yang tertukar jadinya πŸ˜† . Tapi untuk di dalam gerbong sendiri, sepertinya lebih kedap dibanding gerbong kelas lain (apa cuma sugesti aja ya πŸ˜† ).

legroom kereta api argo wilis aluvimoto
Ada sandaran kaki tapi kurang ergonomis, enakan ga pake πŸ˜†

Selama di perjalanan entah mengapa saya ngerasa sangat kedinginan, yang efeknya tentu bikin perut bergejolak minta makan. Untung saya sudah siap sedia snack sebelum pergi, wkwkwk πŸ˜† . Naik kereta eksekutif (argo) sama ekonomi bedanya jauh banget ya, jomplang gitu. Di ekonomi keretanya dituntut menjadi kereta penyabar, sedangkan di argo wahahaha suara gujug gujug gujug gujugnya lebih kenceng, dan ga banyak berhentinya πŸ˜† . Iseng ngidupin speedometer di hp, kebaca 102 kmpj, pantes aja jogja bandung hanya ditempuh 7 jam lebih dikit πŸ™„

Soal kelengkapan seperti colokan listrik kayanya sudah jadi standar di segala kelas harus ada, dan berfungsi. Seperti yang pernah saya bilang sebelumnya. Batas antara kelas ekonomi, bisnis, dan eksekutif hanya tinggal seat dan waktu tempuh saja. Soal pelayanan jauuh lebih bagus dibanding beberapa tahun lalu.

argo wilis aluvimoto
tumben tumbenan naik exe, argo lagi πŸ˜†

Tumben naik argo. Soalnya pas itu tiket lodaya bisnis dan sebagian eksekutifnya habis. Adanya tinggal yang harga 285 ribu. Pas cek argo wilis, wew yang 240 ribu masih tersedia, langsung aja deh sikat πŸ˜† .

Iklan

14 Replies to “Jugijagijugijagijug, Naik Argo Wilis enak juga ya :v”

  1. tapi menurutku paling enak tuh naek kereta ekonomi jaman dulu [ kalo pas musim kosong tentunya] banyak yang jual makanan khas, misal kalo dulu udah nyampe purwokerto banyak yng jual tempe mendoan ma pecel, masuk tasik banyak yang jual ayam goreng dengan sambel oncom, dll, kalo laper tinggal nunggu yang dagang lewat
    atau mau mlipir mlipir ikut naik di loko juga bisa
    hehehe

    Suka

Menurut anda?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s