The Power of Amplop


Aluvimoto.com. Mungkin sebagian kecil dari para penghuni bumi merasakan apa yang saya rasakan tiap bulan (apalagi awal bulan seperti ini), yakni susahnya mengontrol cash in agar bisa nabung. Yak nabung :mrgreen: . Satu kata yang kelihatannya mudah untuk dilakukan, tapi sulit untuk dilakukan. Apalagi kalo udah tanggal gajian, cek aja pasti 10 hari setelah gajian pada ngerasa kayanya gajinya udah abis. I know that feeling bro

Bekerja di bank bukan berarti jadi semakin pintar menghandle keuangan diri sendiri. Ada juga sih yang tambah pinter πŸ˜† . Sejak awal bekerja, sudah diwanti wanti sama orang tua (thanks mom :* ) :

Tabung duluan, kalo ada sisa sebelom gajian berikutnya, tabung lagi

Dasarnya bandel, kata nabung pernah hilang dari kamus hidup saya selama berbulan-bulan. Ga heran pernah juga ngerasa waduh tabungan kok dikit amat yak padahal dah kerja beberapa bulan πŸ˜†

Berbekal scrolliing di 9gag, di china sana banyak warganya yang menabung dengan amplop. Yak amplop, yang biasa nongol saat hajatan dan dicemplungin ke kotak amplop. Pernah juga ngeliat the power of 20ribuan yang kalo nemu uang 20ribuan harus ditabung. Pernah ngikutin, tapi apadaya kasusnya sama kaya celengan ayam. Berapapun nabungnya, pasti ada yang dipake (dan butuh perjuangan buat dapetin itu πŸ˜† )

foto amplop aluvimoto
amplop ajaib, ini adalah alat pengsugesti terbaiiiks πŸ˜†

Nah belakangan saya nyoba metode amplop ini untuk mengatur pengeluaran saya, dan juga untuk menabung (selain di bank πŸ™„ ). Okelah saya kerja di bank, tapi diluar jam kerja saya kan juga orang biasa πŸ˜† .

  1. Pertama tama bagi dulu kebutuhan bulanannya, makan, belanja, properti (bayar kos/kontrak), menabung, zakat dll
  2. Asumsikan juga berapa pengeluaran tiap bulannya untuk setiap kebutuhan
  3. Bila sudah, tiulis masing2 kebutuhan di setiap amplop yang berbeda
  4. And you’re ready to go

Setelah gajian, langsung anda bagi uang tersebut ke setiap amplop. Gunakan saat betul-betul dibutuhkan. Jangan pernah mengambil bila tidak perlu. Bedanya sistem amplop dan 20 ribuan (dalam botol plastik) adalah media simpannya, Mungkin secara psikologi, bagi beberapa orang termasuk saya botol yang transparan cenderung mengundang untuk menggunakan isinya. Lain dengan amplop, dia ga bakal bisa ditakar bila ga menghitungnya langsung.

Mungkin akan lebih baik jika digabungkan metode savingnya, tiap nemu duit 20ribu masukin ke amplop :mrgreen:

Oiya, salah satu risiko yang harus ditanggung adalah kecolongan (dan tersangkanya sudah pasti benar orang terdekat πŸ™„ ). That’s why saya sarankan dipisahkan antara menabung di bank dan di amplop πŸ™„ . Kenapa di bank? safer, itulah kenapa ada biaya administrasi bulanannya πŸ˜†

Jangan lupa juga disisihkan 2,5% dari penghasilan bulanan untuk zakat πŸ’‘

Iklan

Penulis: Aluvimoto.com

dream achiever, pure motorcyclist, banker, food lover, motovlogger @ youtube "aluvimotocom" promosi & kerjasama email ke aluvimotoblog@gmail.com

16 thoughts on “The Power of Amplop”

  1. kalimat keri dewe apik.. 2,5% sik sering terlewatkan.. πŸ™„

    nganu.. ngrasakke dadi cah kos, durung iso misah-misahke, tapi tak paksa catet kabeh duit mlebu metu seko dompet.. mbok metu di bawah 10k tetep catet.. bahkan sik metu seko e-money ming numpak krl 2k wajib dicatat ning excel ning hp.. lumayan iso ngerem.. :mrgreen:

    berencana misah di 2 rekening, sik sijine tabungan sik ra oleh diganggu.. tapi biaya transfer 6500, bank e yo jarang, malah transaksi bank kui ra keno charge, akhire tergoda.. mbuh iki bulan baru piye.. πŸ˜†

    Suka

    1. ndisit aku nabung neng Shar-e Bank Muamalat, ki ra ono biaya administrasi, pwenak,
      njur diserang penawaran asuransi kerjasama bank muamlat, kerayu dan kena deh kok, suwe ta pikir aku ra butuh, tp mandege angel, setahun kok nyambung otomatis, akhire ta kukut rekeninge

      Suka

Menurut anda?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s