Salah kaprah saat Riding Test …..


 

Aluvimoto.com. Dear guys, 2 bulan terakhir banyak banget pabrikan motor di Indonesia merilis “gacoan” teranyarnya. Mulai dari skutik, minimoto/pocketbike,Β  sportbike (kata orang Indonesia, padahal ccnya kecil πŸ˜† ) , hingga big bike alias mogeh. Dari waktu ke waktu, yang saya amati dalam sesi test ride blass ga mencerminkan apa yang biasa orang lakukan saat mengendarai sepeda motor (secara normal) .

test_ride_event_small.jpgYang jelas ini bukan di indonesia πŸ˜†

Speeding

Salah kaprah pertama adalah speeding. Okelah bagi sebagian media bisa dibuat acuan berapa sih top speed yang diperoleh maupun seberapa cepat akselerasinya misal dari 0-100 km/jam . Tapi kalo semuanya yang dibahas topspeed terus dibanding-bandingin dengan produk lain, ya efeknya diulang terus di jalanan umum bagi para pembacanya. Ga heran banyak yang belagu di jalan, ngerasa motornya paling kenceng njut mbleyer2 πŸ˜† #IMHO

Speeding it’s ok if neccesary , tapi kalo tiap hari pengennya ngebut nyewa sirkuit aja sekalian biar puas πŸ’‘

Cornering

Yang kedua adalah cornering. “Well, life isn’t flat when you do the curve” . Selain shifting, hal yang paling menyenangkan saat berkendara adalah saat menikung / cornering. Tapi ya gausah ala ala pembalap motoGP pada saat test ride, kecuali memang di sirkuit πŸ™„ . Dengkul nempel ke aspal mungkin jadi sensasi yang waw, tapi perlu diingat bahwa jarang lho yang make motornya untuk di miring miringin di jalanan umum :mrgreen: . So ride wisely

ce8f8-sumber-kencono-6.jpg

Freestyle

Freestyle diatas sepeda motor mungkin terlihat keren saat difoto. Paling mudah melakukanΒ stoppie alias mengangkat ban belakang, yakni dengan memindahkan posisi duduk ke depan (sehingga titik massa ada di roda depan), dan melakaukan braking dengan rem depan saja. Tapi percayalah bahwa gaya gaya tersebut useless di jalan raya. Emang lu mo jumping jumpingan di jalanan ?

Gymkhana
ilustrasi doang , tapi adaaaa πŸ˜† (image: AHM)

Well intinya riding test itu adalah kesempatan buat ngetes, dimana cara ngetesnya merepresentasikan berkendara di jalanan seperti orang kebanyakan. Baik itu ibu ibu pergi ke kantor, mahasiswa ke kampus, eksmud hangout ke cafe atau mall, dll. Mungkin akan lebih baik kalo riding report itu berupa konsumsi bbm, handlingnya, pengeremannya, dll πŸ™„

Iklan

Penulis: Aluvimoto.com

dream achiever, pure motorcyclist, banker, food lover, motovlogger @ youtube "aluvimotocom" promosi & kerjasama email ke aluvimotoblog@gmail.com

18 thoughts on “Salah kaprah saat Riding Test …..”

  1. huahahaha.. iyo lek kudune di jalan raya tanpa harus jadi prioritas, ben ngerti rasane jalan lapang, ben reti pas macet piye rasane.. memang ada beberapa yang riding tesnya dengan city rolling, tapi yang terjadi adalah seakan minta prioritas.. pantesan banyak yang maksa minta prioritas.. πŸ™„

    Suka

Menurut anda?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s