Riding test CB150R, Ini baru motor canggih bin irit!

Minggu 16 Desember 2012 kemarin merupakan momen istimewa, dimana kami para blogger lokal dan interlokal (jakarta :mrgreen: ) mendapat kesempatan untuk mengetahui lebih dalam seberapa “canggih” sih CB150R Streetfire aka teralis. Dengan pricing seharga 23.35 juta rupiah (harga jakarta), pastinya akan head to head dengan penguasa pasar mid-sport 150cc, siapa lagi kalau bukan yamaha vixion.

TMCblog & IWB

Hore ketemu (lagi) admin TMCblog & Iwanbanaran

Dengan modal mesin CBR150R yang canggih bin irit, desain serba meruncing, dan rangka teralis (AHM menyebutnya dengan Inovative Truss Frame :mrgreen: ), Ga tanggung tanggung AHM optimis membandrol dengan harga yang bisa dikatakan nyaman di kantong (affordable). Mengisi pasar sport 150cc segmen advanced performance oriented yang lowong karena selama ini hanya diisi oleh 3 peserta yaitu kawasaki ninja 150r, yamaha vixion, dan satria fu.

Lanjutkan membaca “Riding test CB150R, Ini baru motor canggih bin irit!”

Iklan

Woalah, fuel consumption test ECE R 83-04 dilalahe based on EURO 2 to

Banyak pabrikan mengklaim konsumsi bahan bakar dengan berbagai metode, mulai dari muterin sirkuit, full to full (penggunaan harian), maupun yang lebih canggih ECE R 83-04. Pada dasarnya metode terakhir yang paling kerap digunakan berbagai pabrikan dengan alasan lebih berguna bagi pabrikan karena selain dapat mengetahui  konsumsi bahan bakar, juga dapat menampilkan berbagai informasi gas buang yang dihasilkan. Selain itu juga menghemat waktu serta biaya, IMHO.

Setelah googling, dilalahe metode tersebut merupakan metode standarisasi yang menganut EURO 2 (salah satu standar emisi yang dikeluarkan oleh Komisi Eropa pada tahun 1996 yang menjadi standar di berbagai belahan dunia). Kenapa bukan EURO 3,4,5,ataupun 5+ yang digunakan? Jan jane prosedurnya mirip, hanya saja ambang batas yang diperbolehkan diperketat. Di indonesia sendiri ada juga batasan emisi yang distandarkan, yaitu melalui Permen LH No. 04 / 2009 Tentang Ambang Batas Emisi Gas Buang Kendaraan Bermotor Tipe Baru. Idealnya prosedur tetap mengacu pada EURO 2, akan tetapi batasan yang digunakan haruslah sesuai dengan peraturan pemerintah diatas.

Lanjutkan membaca “Woalah, fuel consumption test ECE R 83-04 dilalahe based on EURO 2 to”

Dibalik iklan fenomenal mio J

Ho, ho, ho
It’s magic, you know
Never believe it’s not so…

TVC Mio J

Lanjutkan membaca “Dibalik iklan fenomenal mio J”

Next motor sport 150 honda, helm in?

Diposisikan sebagai rival sekaligus pemangsa pasar motor sport terlaris di indonesia yaitu yamaha vixion, desas desusnya honda bakal ngeluarin motor sport ringan (lebih enteng dari cireng :mrgreen:) dengan kubikasi 150 cc SOHC.  Bukan tanpa alasan desas desus tersebut mecungul, lha blogger kondang seperti om Taufik misalnya, ga bosen bahas topik tersebut 😀

NC700 series, motor sport honda pertama ber helm in! 

Lanjutkan membaca “Next motor sport 150 honda, helm in?”

Bimasakti, mobil balap geledek UGM punya. nyuusss sakpole!

Jalan jalan ke youthfest 2011 yang bertempat di Jogja Expo Center (JEC) sabtu kemarin buat liat liat lifestyle anak muda sekarang nemu satu booth dari teman2 teknik mesin yang mendisplay berbagai karya yang tentunya telah memiliki prestasi. Satu karya hasil kerjasama antara teman2 teknik mesin dan teknik industri Fakultas Teknik UGM yang telah membawa nama Indonesia ke jepang adalah Bimasakti. Yapp, mobil balap yang menggunakan mesin suzuki gsx 250 alias thunder 250 dan tentunya telah ditingkatkan kapasitas mesinnya menjadi 322 cc ini sanggup menembus kecepatan hingga 160 km/jam. What a great job 😀

Aseli keren :mrgreen:

Lanjutkan membaca “Bimasakti, mobil balap geledek UGM punya. nyuusss sakpole!”

Antara knalpot, lingkungan hidup, dan nasib pengrajin knalpot (II, end)

Menyambung tulisan lalu, sebenernya ada alternatif yang bisa ditempuh biar para pengrajin knalpot bisa ngebul dapurnya, lingkungan hidup & bahan bakar fosil lebih terjaga, dan tentunya polusi suara bisa ditekan habis-habisan! Tadaaa… This is it Yoshimura R-77 Exhaust. “Knalpot motor masa depan”, itu kata motorcyclist

Yoshimura R 77 Exhaust

Yoshimura R-77, agak aneh untuk sekarang tapi beberapa saat lagi? who knows? 🙂

Lanjutkan membaca “Antara knalpot, lingkungan hidup, dan nasib pengrajin knalpot (II, end)”

Xeon the Super Matic

Hehehe.. agak berlebihan memang judulnya, tapi ini mewakili kekaguman saya terhadap matic terbaru yamaha di 2010 ini. Gimana engga? Selain desainnya yang fresh menyegarkan pandangan saya dari banyaknya matic di jalan , banyak fitur yang menjanjikan yang menjadi nilai tambah dari matic berkapasitas mesin 125 cc ini.

Dibandrol dengan maskawin 15,5 juta. Tentu sangat menggiurkan bagi yang akan meminang sebuah motor otomatis canggih, dan pastinya calon peminang honda vario techno bakal pikir 2 kali untuk membeli :D. Lanjutkan membaca “Xeon the Super Matic”